Saturday, March 25, 2006

puisi setengah jadi

setiap berhadapan denganmu,
seluruh tembok yang ada di sekelilingku runtuh seketika

setiap menatap dirimu,
seluruh gunung es yang mengelilingiku mencair seketika

setiap memegang tanganmu,
seluruh bara api di tubuhku padam seketika

setiap mendengar suaramu,
seluruh amarahku redam seketika

setiap bertemu denganmu,
seluruh dunia berhenti seketika

...


jakarta, 25/03/06