Tuesday, July 26, 2005

andai saja

andai saja bulan tak indah...
tentu tak akan ada bintang disekitar..
andai mentari tak bersinar...
pasti tiada rembulan bersinar sore hari...
andai bunga tidak mekar....
tentu saja tiada kumbang merayu...
uhhh....andai saja semua bisa diulang kembali,,,
tentu saja semua indah....

**otakku sudah rusak...hehehehe

crushes into pieces

Terbelah menjadi serpihan....
Berserakan tak berbentuk...
Tlah kau hancurkan pualam itu...
Tidak akan tergantikan oleh apapun juga...
Injak saja...agar menjadi debu....
Hembuskan nafas lembut mu...terbangkan semua debu ku..
Aku yg tlah jadi debu...

Ragu Di Hatiku

Kau makin jauh.....tak lagi tergapai lagi...
Bahkan semburat cahaya mu tak lagi terangi kamarku...
Ibarat lilin...kamu tlah padam...
Tak lagi terangi sekitarmu...

Adakah kau tertahan diantara karang?
Terjang saja semua...dengan kekuatan cintamu...
Tiada yg sanggup melawan arusmu..kau tau itu...
Jangan ragu akan itu..

Aku pernah rasakan...betapa kau ku rindu...
Kau jua tiada berbeda...
Akan kah semua itu sirna..
Tanpa berbekas...

Setiap saat aku berkhayal...temui kamu kasihku..
Untuk curahkan sedih ini...
Tidak kah kau tau...kau sangat berarti dalam setiap langkahku??
Gundah hatiku...

Angkara bersemayam di hatiku..menetes di antara air mata ...
Berbuih diantara percikan darah merahku...
Siapa pun tdk akan bisa redakan angkara ini..
Temui aku kasih ku..hanya kau yang dapat redakan nya

Adakah cintamu tlah usai...???

Tuesday, July 12, 2005

=kamu masih satu=

Kubawa pergi cerita hati...
Ikuti langkah kaki, coba tuk sadari...
Lambaikan tangan ku, cerita ini usai...
Kusimpan kisah diri, arungi sungai hati...
Ku lawan segenap keinginan ini, bohongi diri...

Gelap ini butakan hatiku, yakin kan diri untuk satu masa...
Bahkan gagak pun berwujud kenari, tersamar warna nya..
Ku kuat kan rasa untuk percaya bahwa asa itu ada...
Walau terasa semakin jauh, aku hanya buta saja...
Buta ku wujudkan sinar buat terangi ladang cinta...
Biarkan saja ku jaga...dan percaya rasa itu tetap ada...

Berjuta kali sudah kupatah kan tangkai mu...
namun tetap saja tunas baru mu bertumbuhan, bahkan lebih banyak dan lebat...
tanda bahwa putih bunga mu tersembunyi indah...dalam hati...
Aku sungguh tidak kuasa menolak nya...
....tolong jangan sirami dengan racun...
....sebab..racun pun terasa tawar, terobat tulus nya tunasmu...
....Perampok ini masih setia....menunggu hingga akhir hayat nya....