Sunday, January 08, 2006

~Oase Seorang Pengembara~

Kau adalah Pengembara
Bekelana sepanjang hidupmu
Hidup mu adalah perjalanan
Berjalan pada Gurun Tandus
Gurun yg panas tiada tertahan, luas tak berujung

Kau tertatih mencoba berjalan
Sering kali kau terjatuh, tak kuasa menahan deritamu
Hatimu sungguh kuat, walau kau terlihat rapuh
Tongkat mu pun patah sudah, penunjuk arah pun kau tiada
Jubah yg melindungimu dari dingin dan panas pun tlah tercabik
Seteguk air tiada tersisa
Kau bagaikan rumput kering, tertiup angin gurun
Seringkali kau terpaksa merangkak, itu pun kau teruskan perjalananmu
Untuk segera sampai ke pelabuhan hatimu

Aku adalah Oasis...
Di tengah gurun yg luas
Di hatiku terdapat mata air, jernih tiada tara
Dinaungi hijau nya dedaunan,
Menyejukkan sekitarku...

Matamu menatap berbinar binar
Sejenak kau terpegun, sepasang matamu pun mengerjap seakan fatamorgana
Kaupun berusaha berlari dengan sisa tenaga yg kau punya
Telah kau temukan OASIS...

Kau pun segera singgah, menghela nafas yang dalam , sebagai tanda syukur dihati
Aku persembahkan airku untuk lepas dahagamu...
Reguklah sepuas dahagamu...
Basuh wajahmu, dan sirami tubuhmu..
Kau bisa memetik beraneka buah untuk hilangkan laparmu...
Berteduhlah...tertidur lah...jangan kau ragu..aku menjagamu...
Akulah Oasis mu...

Ahh..pengembara tak usah kau terburu waktu...
Walau aku tau, kau akan berlalu...
Kau adalah pengembara...
Dan akan terus mengembara sampai kau temui pelabuhan hatimu...

Tak perlu kau ragu...
Oasis ini adalah tulus..
Tidak usah merasa berhutang budi...
Sebab aku Oasis..tiada berharap balasan...
Ambil lah sesuka hatimu, pergilah jika telah usai...
Datanglah bila rindu...
Aku tetap Oasis mu...

---------------------------------------------------------------
arion, 9 januari 2006,to someone, love to trust...

Wednesday, January 04, 2006

Puisi yang Salah

Bersimpuh ...
Luluh...di hadapan mu...
tiada berani menentang sorot matamu...
Memohon ampunkan dosa...
Ku akui semua salahku...
Tiada berdalih apapun...
Tiada akan membela diri ini...

Adalah cinta yang tidak aku ingkari...
Bertubi tubi menghantam hati...
Tiada salah akan cinta...
Hati ini lah yg tiada bermalu....
Selalu berharap ...sesuatu yang tak mungkin...

Aku ikhlas terpenjara...
Cambuk mu aku terima...
Lempari aku dengan batu...rajam agar tak hidup
Ikat kedua kaki dan tangan ku...tutupi mata ini...
Benamkan di lumpur yg hina...

Cintaku terlarang....
CIntamu terlarang....
Tak terhalangi... rintangan...
Lewati norma...berkelit di adat mu...
Tak mati...Tak hidup...abadi...