Sunday, October 30, 2005

Bulan dan Bintang

Dikau dan aku... bagaikan bulan dan bintang yang sepadan....
Tiada terpisahkan...walau terpenjara.
Sinarmu terangi aku...kilauan ku semarakkan malam mu...
Walau sebenarnya terpisah jutaan jarak yang tiada terkira...

Tak indah jika bintang tanpa bulan...
Tak serasi jika bulan tiada berbintang...
Layakna suratan alam...kita selalu terpasangkan...
Walau terpenjara maha kuat nya jeruji tak nyata...

Bulan...tetaplah sinari bintang...
walau hanya setengah dari tubuhmu...
Bintang...temani rembulan...
walau hanya kilau dari kajauhan...

Bulan dan Bintang...tak akan terpisahkan
akan tetap beri warna pada gelap nya malam
Bulan dan Bintang...abadilah sinarmu...
Sebagai bakti juga bukti, luhurnya nilai setia...

--jelang hari yg fitri--

Tuesday, October 18, 2005

kata hati

Sayup terdengar...semakin lama dan terus menjelas...
Kata hatiku ... tidak ingin dikau pergi...
Sayup terdengar..."jangan pergi lagi"....dan tak ada salah disana...
Tak sanggup lagi jika harus pisah...

Tak salah jika sedikit cemburu...
Sebagai tanda tak ingin kehilangan lagi...
Tak salah jika ada rindu...
Sebab dua insan saling jauh...
Tak dosa jika cinta...
Sebab cinta adalah anugrah....

Dikau adalah guru...yg selalu ajariku tentang cinta...
Dikau adalah cahaya ku...beri terang dalam hidup ku...
Dikau adalah penyair...yg selalu bisa buat ku tersenyum...
dikau adalah bunga...yang beri aku keindahan...
Dikau adalah sang terkasih... untukku mencurahkan kasih...

Tanpa mu....aku bukan apa apa...
Tanpa mu aku jatuh...
Tanpa mu aku gelap...
Tanpa mu aku hina...
-------------------------------------------------------------jangan pergi..hiks...

~jelaga putih~

Akulah sepotong kayu...
Kayu kering pengisi tungku hatimu...
Aku selalu siap untuk kamu bakar...
Asalkan masih berguna untuk hangatkan peraduan mu

Aku adalah bagian dari pohon besar, tadinya...
Ratusan tangkai kecil temani aku...
Ribuan dedaunan menjadi penyejukku...
Silih ganti burung yang bercengkerama di bahuku...

Saat itu tiba... ku ikhlaskan diriku untuk mu...
Kupatahkan kedua pegangan ku... untuk dapat dirimu bawa ku serta...
Kututupi semua relung di hatiku...kubutakan semua pori2ku
Untuk dapat tulus menghangati mu...

Hari ini...aku tlah membara...sesaat aku manghangatkanmu...
Untuk sekejab kemudian aku meredup...menjadi jelaga
Jelaga putih...sebut saja aku seperti itu...
Biar aku tak berguna...tetapi tidak hitam.

Kau hembuskan aku, aku sang jelaga...
Aku terhambur, beterbangan tak menentu...
Jelaga tak lagi bisa hangatkan mu...
hanya bisa tutupi kulitmu...mungkin bisa berguna...tapi apa?

Akh...mungkin jelaga masih berguna...
Coba tiupkan sekali lagi ke arah sinar matahari...
dan lihat....aku berkilauan, memantulkan sinar ,,,berikan warna...
Kembali lah...aku masih berguna untuk mu...
Ditempat semula dikau temukan ku..walau untuk waktu yg tak akan terkira...

---Dont go---please come back---